Literasi Digital Pelajar Tegal: Diskominfo Ajak Siswa Bijak Bermedia Sosial

Kegiatan Diskominfo Goes to School untuk perkuat literasi digital pelajar Tegal
Kepala Diskominfo Kabupaten Tegal memberikan edukasi literasi digital dan internet sehat kepada para siswa untuk mencegah penyebaran hoaks.

Adiwerna Tegal, brebesku.web.id – Pemerintah Kabupaten Tegal terus memperkuat pemahaman literasi digital pelajar Tegal melalui pendekatan edukatif ke lembaga pendidikan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat secara proaktif mendorong para siswa agar selalu bijak saat menggunakan media sosial. Pemerintah melaksanakan langkah strategis ini demi membekali generasi muda dengan tata krama komunikasi yang baik di ranah siber.

Kepala Diskominfo Kabupaten Tegal, Nurhayati, memimpin langsung jalannya proses edukasi tersebut ke kawasan sekolah. Beliau menyampaikan pesan penting ini usai merampungkan agenda Diskominfo Goes to School Tegal di lingkungan SMKN 2 Adiwerna pada hari Rabu (15/7/2026). Para siswa terlihat sangat antusias saat menyimak materi pemaparan dari para narasumber andal.

Bacaan Lainnya

Menurut Nurhayati, program inovatif ini memiliki sasaran kualitas yang sangat jelas dan terukur. “Program jemput bola ini menjadi salah satu upaya nyata kami dalam memperkuat literasi digital pelajar Tegal secara berkelanjutan,” ujarnya. Selanjutnya, ia menambahkan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan angka pemanfaatan internet secara sehat dan produktif di kalangan remaja.

Edukasi Internet Sehat Tegal Lahirkan Generasi Cerdas

Lebih lanjut, Nurhayati merinci berbagai tujuan mendasar dari penyelenggaraan kegiatan turun ke sekolah tersebut. Pemerintah berhasrat memberikan wawasan komprehensif kepada para peserta didik mengenai cara menggunakan instrumen teknologi informasi secara positif. Selain itu, Diskominfo juga berupaya keras meningkatkan level kesadaran remaja terhadap krusialnya sistem keamanan digital pribadi.

Melalui penyampaian materi yang mudah warga pahami, pemerintah menaruh harapan besar pada pundak para peserta didik. Pemerintah mendorong kemunculan generasi muda yang cerdas, tangguh, dan selalu memegang porsi tanggung jawab penuh saat bermedia digital. Karakter kuat dan luhur inilah yang nantinya akan membentengi mereka dari jerat ancaman kejahatan siber.

Pihak penyelenggara sengaja memprioritaskan siswa sekolah sebagai audiens utama program edukasi internet sehat Tegal dengan alasan yang logis. Nurhayati menjelaskan bahwa kelompok pelajar menempati urutan teratas sebagai pengguna paling aktif dalam mengkonsumsi produk teknologi digital. Mereka mengakses berbagai platform media sosial hampir setiap detik dalam kehidupan sosial harian.

Intensitas pemakaian gawai yang tinggi tentu membawa berbagai potensi risiko yang sangat merugikan masa depan anak. “Oleh karena itu, siswa sangat membutuhkan asupan kemampuan berpikir kritis agar mereka cepat mendeteksi berbagai risiko di dunia digital,” jelas Nurhayati. Mereka harus mampu mengeksploitasi kecanggihan teknologi untuk menciptakan karya-karya orisinil yang bermanfaat dan produktif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *