Mitigasi Bencana Kemarau Brebes, 10 Kecamatan Masuk Zona Rawan Karhutla
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Brebes, potensi kekeringan tahun 2026 berada pada kategori rendah hingga sedang. Luas potensi bahaya kekeringan mencapai 175.904,57 hektar yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan. Selain itu, BPBD mencatat 10 kecamatan berpotensi mengalami karhutla pada musim kemarau ini.
Adapun rincian 10 kecamatan rawan karhutla tersebut terbagi menjadi dua kategori sebagai berikut:
- 5 kecamatan kategori tinggi — memerlukan kesiapsiagaan dan penanganan ekstra sejak dini
- 5 kecamatan kategori sedang — tetap memerlukan pemantauan dan langkah antisipasi rutin
Menghadapi data tersebut, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Wibowo Budi Santoso, memaparkan berbagai langkah strategis yang sudah pihaknya siapkan. Ia memastikan bahwa BPBD tidak tinggal diam menunggu bencana terjadi.
“Kami sudah menyiapkan rencana operasi mulai dari pendataan wilayah rawan, sosialisasi, hingga dropping air bersih ke masyarakat terdampak,” ujar Wibowo kepada seluruh peserta rakor.
Selanjutnya, berbagai unsur personel gabungan telah BPBD siagakan untuk menghadapi musim kemarau ini. Peralatan penanganan bencana juga sudah dalam kondisi siap pakai untuk dikerahkan kapan saja dibutuhkan. Berikut kesiapan yang telah pihak terkait siapkan:
- Personel gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan dalam kondisi siaga penuh
- Truk tangki air bersih siap beroperasi ke wilayah terdampak kekeringan
- Mobil pemadam kebakaran dan pompa pemadam siap menangani karhutla
- PDAM siap mendukung distribusi air bersih melalui koordinasi satu pintu BPBD
Namun demikian, sejumlah kendala masih menjadi tantangan dalam mitigasi bencana kemarau Brebes ini. Lokasi sumber air yang jauh dari pemukiman dan keterbatasan tampungan air di tingkat desa menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi sangat penting untuk mengatasi tantangan tersebut secara bersama-sama.
Sebagai penutup, rakor antisipasi kekeringan dan karhutla Brebes 2026 ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadapi musim kemarau secara proaktif. Seluruh OPD mendapat arahan untuk menyiapkan rencana operasi masing-masing. Dengan sinergi yang kuat, Kabupaten Brebes siap meminimalkan dampak musim kemarau 2026 bagi seluruh masyarakat.








