Bantuan Difabel Brebes: Pemkab Salurkan Sembako dan Alat Bantu untuk 72 Warga

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyerahkan bantuan difabel Brebes kepada penyandang disabilitas di Pendopo Brebes
Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM menyerahkan bantuan sembako dan alat bantu kepada penyandang disabilitas di Pendopo Brebes, Jumat (13/3/2026).

Rincian Bantuan Alat Bantu Difabel Kabupaten Brebes untuk 72 Penerima

Imam merinci bahwa 72 penerima bantuan difabel Brebes terdiri dari berbagai kategori disabilitas. Rinciannya meliputi 28 disabilitas fisik, 40 disabilitas mental, dan empat kategori lainnya.

Empat kategori lainnya mencakup satu disabilitas ganda, dua disabilitas intelektual, dan satu disabilitas sensorik. Setiap penerima mendapat bantuan sesuai jenis kebutuhan masing-masing.

Bacaan Lainnya

Adapun bantuan alat bantu yang Pemkab salurkan meliputi beberapa jenis peralatan kesehatan. Berikut rincian lengkapnya:

  • 1 unit alat bantu dengar
  • 1 kursi roda 2 in 1
  • 7 kursi roda adaptif
  • 2 kursi roda anak
  • 12 kursi roda standar
  • 1 walker anak CP
  • 1 sepatu AFO
  • 1 paket diapers
  • 72 paket sembako

“Selain bantuan tersebut, para penerima juga mendapat bantuan uang transport dari Baznas Kabupaten Brebes,” imbuh Imam.

Dengan demikian, bantuan difabel Brebes kali ini mencakup kebutuhan mobilitas, kesehatan, dan pangan sekaligus. Kelengkapan bantuan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung kehidupan para difabel.

Program Pelita Jiwa Dampingi Bantuan Penyandang Disabilitas Brebes

Imam menjelaskan bahwa penanganan disabilitas mental mendapat perhatian khusus melalui program Pelita Jiwa. Dinas Sosial menggandeng Puskesmas Klikiran untuk menjalankan program pendampingan ini.

Melalui program Pelita Jiwa, tim memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif. Sebanyak 176 orang dengan gangguan jiwa sudah menerima layanan dari program ini.

Oleh karena itu, penanganan disabilitas di Brebes tidak hanya berbentuk bantuan fisik semata. Pemerintah juga menyediakan layanan kesehatan jiwa yang berkelanjutan bagi warga yang membutuhkan.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan bernama Faturahman dari Desa Kaligangsa, Kecamatan Brebes, menyampaikan rasa syukur. Ayahnya, Haryono, mengungkapkan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap anak-anak difabel.

“Semoga program ini ke depannya lebih meningkat. Mudah-mudahan semakin banyak anak-anak difabel yang bisa menerima bantuan,” ujar Haryono.

Pada akhirnya, bantuan difabel Brebes ini menjadi bukti komitmen Pemkab dalam menjamin kesejahteraan seluruh warga. Kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci keberhasilan program kemandirian difabel di Kabupaten Brebes.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *