Losari Brebes, brebesku.web.id – Pemerintah Kabupaten Brebes terus memperkuat upaya pemberantasan rokok ilegal Brebes melalui pendekatan edukatif yang komprehensif. Pemerintah bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tegal serta Satpol PP setempat menggelar acara bertajuk Sinau Cukai 2026. Panitia menyelenggarakan kegiatan strategis ini di wilayah Kecamatan Losari pada hari Rabu (15/7/2026).
Program edukasi ini berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai regulasi dan ketentuan cukai. Selanjutnya, pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar berperan aktif dalam memerangi peredaran barang terlarang tersebut. Oleh karena itu, pemerintah menjadikan sosialisasi ini sebagai langkah awal yang krusial bagi ketahanan ekonomi daerah.
Kegiatan ini secara khusus mengusung materi sosialisasi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Sekretaris Camat Losari, Slamet Riyadi, secara resmi membuka acara tersebut di hadapan puluhan peserta. Beliau mewakili unsur pimpinan kecamatan yang menyambut positif inisiatif edukasi dari pemerintah daerah tersebut.
Sinergi Berantas Rokok Ilegal Brebes di Tengah Masyarakat
Dalam sambutannya, Slamet Riyadi mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, instansi Bea Cukai, dan Satpol PP. Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan edukasi langsung mengenai cukai pada masa sekarang. Pemerintah juga perlu terus meningkatkan pemahaman warga terkait regulasi barang kena cukai secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menyoroti dampak negatif dari peredaran barang tanpa cukai tersebut. Dampak ini mencakup potensi penurunan penerimaan negara, rusaknya iklim persaingan usaha yang sehat, hingga ancaman serius terhadap perlindungan konsumen. Oleh sebab itu, semua pihak harus memberikan perhatian serius untuk menangani masalah ini.
Kepala Bidang Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes, Taufan Haqiqi, turut memberikan laporannya. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mencapai hasil maksimal dalam memberantas rokok ilegal Brebes jika hanya mengandalkan satu instansi saja. Sebaliknya, semua pihak harus berkolaborasi lintas sektoral agar mereka dapat mengawasi lapangan jauh lebih efektif.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama di tengah masyarakat luas. Kita harus memahami bahwa peredaran rokok ilegal Brebes bukan sekadar pelanggaran hukum semata,” ujarnya dengan tegas. Ia menambahkan bahwa aktivitas tersebut secara nyata sangat merugikan keuangan negara sekaligus mengancam kesejahteraan masyarakat.







