Jembatan Kalibuntu Brebes Ambruk, Akses Cilibur-Gunungsumping Terputus Total

Jembatan Kalibuntu Brebes ambruk di ruas Cilibur-Gunungsumping Kecamatan Paguyangan memutus akses antarwilayah
Jembatan Kalibuntu sepanjang 10 meter di ruas Cilibur-Gunungsumping, Kecamatan Paguyangan, Brebes, ambruk pada Jumat (3/4/2026).

Akses Cilibur-Gunungsumping Terputus, Warga Manfaatkan Jalur Alternatif

Meskipun akses Cilibur-Gunungsumping terputus akibat ambruknya jembatan, warga masih dapat melakukan mobilitas melalui jalur alternatif. Jalur penghubung hasil program TMMD menjadi solusi sementara bagi warga yang membutuhkan akses antarwilayah. Namun, jalur alternatif ini membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama dibanding melintas melalui Jembatan Kalibuntu.

Beberapa warga mengungkapkan keluhan terkait kondisi jalur alternatif yang tidak sebaik jembatan utama. Jalur TMMD memiliki kondisi medan yang lebih berat terutama bagi kendaraan roda dua. Selain itu, jarak tempuh yang lebih jauh membuat warga mengeluarkan biaya transportasi lebih besar untuk kebutuhan sehari-hari.

Bacaan Lainnya

Pemerintah desa setempat mengimbau warga untuk bersabar menunggu proses perbaikan jembatan. Mereka juga meminta warga untuk tetap berhati-hati saat melintas melalui jalur alternatif. Keselamatan menjadi prioritas utama meskipun harus menempuh jalur yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama.

Infrastruktur Desa Cilibur Bermasalah, Jembatan Kedua yang Rusak

Peristiwa ini menambah daftar infrastruktur rusak di Desa Cilibur dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, pada awal Maret 2026, jalur Cilibur–Langkap (Bumiayu) juga sempat terputus akibat longsor. Kondisi ini menunjukkan bahwa wilayah Cilibur mengalami kerentanan infrastruktur yang cukup serius.

Warga Desa Cilibur menyuarakan keprihatinan atas kondisi infrastruktur di wilayah mereka. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur. Akses jalan yang baik sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat pedesaan.

Kondisi geografis wilayah yang berada di kawasan perbukitan turut mempengaruhi kerentanan infrastruktur. Curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil menjadi faktor yang memperparah kerusakan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur di wilayah ini memerlukan perencanaan matang dan konstruksi yang lebih kokoh.

Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Jembatan Cilibur Brebes Runtuh

Masyarakat berharap pemerintah dapat segera melakukan penanganan terhadap jembatan Cilibur Brebes runtuh ini. Percepatan proses perbaikan sangat dibutuhkan mengingat jembatan ini merupakan akses vital bagi kedua wilayah. Keterlambatan penanganan akan semakin memberatkan aktivitas masyarakat yang bergantung pada akses tersebut.

Tokoh masyarakat setempat mengusulkan agar pemerintah kabupaten memprioritaskan perbaikan jembatan ini dalam program pembangunan tahun ini. Mereka juga meminta transparansi mengenai timeline pengerjaan dan anggaran yang dialokasikan. Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pembangunan juga diperlukan untuk memastikan kualitas hasil pekerjaan.

Ambruknya Jembatan Kalibuntu Brebes ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan infrastruktur secara berkala. Pemerintah daerah perlu melakukan inspeksi rutin terhadap kondisi jembatan dan jalan di seluruh wilayah. Dengan demikian, kerusakan dapat terdeteksi lebih awal dan ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *