Jembatan Garuda Bantarkawung Brebes Resmi Dibangun, Buka Akses Ekonomi dan Kesehatan Warga

Peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda Bantarkawung Brebes di atas Sungai Ciraja Desa Bantarkawung
Suasana peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di atas Sungai Ciraja, Desa Bantarkawung, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Selasa (31/3/2026).

Bantarkawung, Brebes, brebesku.web.id – Kodim 0713/Brebes resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda Bantarkawung Brebes melalui peletakan batu pertama di atas Sungai Ciraja, Desa Bantarkawung, pada Selasa (31/3/2026) sore. Proyek infrastruktur strategis ini menghubungkan Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung sekaligus membuka akses ekonomi serta layanan kesehatan bagi ratusan kepala keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Sekitar 200 warga menyaksikan langsung momentum bersejarah tersebut. Sejumlah unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat turut menghadiri kegiatan yang menandai awal tahap III dan IV pembangunan jembatan oleh Kodam IV/Diponegoro melalui Kodim 0713/Brebes.

Bacaan Lainnya

Jembatan Garuda Bantarkawung Brebes Jawab Kebutuhan Warga Dua Desa

Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, kehadiran Jembatan Perintis Garuda Bantarkawung menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar warga dua desa. Selama bertahun-tahun, puluhan kepala keluarga di Desa Bangbayang dan Bantarkawung menghadapi kesulitan akses, terutama saat hendak berobat atau membawa hasil pertanian ke pasar.

Kodam IV/Diponegoro merancang jembatan ini sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter. Keberadaannya akan memangkas waktu tempuh warga menuju pusat kecamatan hingga berbagai layanan publik lainnya secara signifikan.

Kepala Desa Bangbayang, Ahmad Faizin, menyebut jembatan ini sebagai impian lama yang akhirnya mulai terwujud. Menurutnya, keberadaan jembatan ini memberikan dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat di kedua desa.

“Anak-anak sekolah tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh, dan petani akan lebih mudah menjual hasil panennya. Ini sangat membantu kehidupan sehari-hari warga,” ujar Faizin.

Pembangunan Jembatan di Bantarkawung Perkuat Konektivitas Wilayah

Kepala Desa Bantarkawung, Ahmad Rifai Saefudin, menilai pembangunan jembatan di Bantarkawung ini akan memperkuat konektivitas wilayah secara signifikan. Selain itu, ia meyakini proyek tersebut membuka peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua desa.

Camat Bantarkawung, Wartoid, menambahkan bahwa jembatan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah. Menurutnya, jembatan ini juga berfungsi sebagai jalur penting yang memudahkan warga menjangkau fasilitas kesehatan dan pusat ekonomi secara lebih cepat.

“Ini penghubung kesejahteraan. Ketika akses terbuka, masyarakat lebih cepat mendapatkan layanan kesehatan dan aktivitas ekonomi pun semakin lancar,” kata Wartoid.

Dengan demikian, jembatan penghubung desa Bantarkawung Brebes ini tidak hanya mempersingkat jarak tempuh, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *