Lomba Desa Brebes 2026 Mulai Penilaian, Desa Mundu Tanjung Masuk 5 Besar Nominasi

lomba desa Brebes 2026 penilaian Desa Mundu Tanjung evaluasi desa mandiri
Tim penilai Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2026 melakukan kunjungan evaluasi langsung ke Desa Mundu, Kecamatan Tanjung, Selasa (28/4/2026).

Kepala Desa Mundu Jadikan Lomba Desa Kelurahan Brebes sebagai Refleksi Tata Kelola Desa

Kepala Desa Mundu, Wukirno, menyampaikan apresiasi mendalam atas kesempatan yang Pemerintah Kabupaten Brebes berikan kepada desanya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma atas kepercayaan yang pemerintah daerah berikan kepada Desa Mundu untuk berkompetisi di tingkat kabupaten.

“Keikutsertaan kami dalam lomba desa Brebes 2026 ini merupakan proyeksi strategis untuk menjadikan Desa Mundu lebih maju dan berkembang. Fokus utama kami bukan sekadar kompetisi, melainkan pembenahan administrasi serta penguatan sinergi antarlembaga desa,” ujar Wukirno.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Wukirno menekankan bahwa momentum lomba ini menjadi ajang refleksi internal bagi tata kelola pemerintahan Desa Mundu. Melalui evaluasi yang berlangsung, pihaknya dapat mengukur sejauh mana efektivitas pelayanan dan kerja sama tim yang selama ini berjalan.

“Hasilnya akan menjadi fondasi bagi kami untuk membangun Desa Mundu yang jauh lebih baik di masa depan,” tandas Wukirno dengan penuh semangat.

Terlebih lagi, juara pertama dalam lomba desa kelurahan Brebes tingkat kabupaten ini akan mewakili Kabupaten Brebes di tingkat provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, pemenang tingkat provinsi akan berlanjut ke ajang nasional. Oleh karena itu, setiap desa nominasi berjuang maksimal untuk membawa nama Kabupaten Brebes ke panggung yang lebih besar.

Sebagai penutup, lomba desa Brebes 2026 mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes dalam mendorong terwujudnya desa-desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat, Kabupaten Brebes terus bergerak menuju pembangunan desa yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *