Arus Mudik Ketanggungan Brebes dari Arah Selatan Juga Diatur
Selain mengatur arus dari utara, petugas juga menerapkan rekayasa bagi kendaraan dari arah selatan. Kendaraan yang menuju Pantura atau tol mendapat arahan khusus di Perempatan Ciremai.
Petugas mengarahkan kendaraan dari selatan untuk belok ke kiri di Perempatan Ciremai. Selanjutnya, kendaraan langsung menuju arah Ciledug Kabupaten Cirebon atau masuk ke Tol Pejagan.
Oleh karena itu, arus kendaraan dari dua arah tidak saling bertemu di titik yang sama. Pemisahan arus ini menjadi kunci utama kelancaran lalu lintas selama penerapan one way Ketanggungan Brebes.
Di samping itu, petugas menempatkan rambu-rambu sementara di setiap persimpangan untuk memandu pengendara. Setiap pengemudi bisa mengikuti arahan petugas dan rambu tanpa kebingungan.
One Way Lokal Jalur Mudik Brebes Berlaku Situasional
Iptu Rofik menegaskan bahwa penerapan one way lokal ini bersifat situasional sesuai kondisi arus lalu lintas. Petugas menerapkan rekayasa saat kepadatan terjadi dan mencabutnya saat kondisi kembali normal.
“One way lokal ini kami terapkan dengan melihat situasi. Saat kepadatan terjadi bisa kami terapkan, namun saat kondisi normal kami tidak terapkan,” pungkas Iptu Rofik.
Sementara itu, seluruh pemudik yang melintas di wilayah Ketanggungan Brebes perlu mengikuti arahan petugas di lapangan. Kecepatan dan kesabaran pengendara menjadi faktor penting agar arus mudik tetap lancar.
Pada akhirnya, penerapan one way Ketanggungan Brebes ini menjadi langkah strategis mengurai kemacetan jalur mudik. Polisi terus memantau perkembangan arus lalu lintas dan siap menyesuaikan skema rekayasa sesuai kebutuhan di lapangan.








