Pemerintah Pusat Dukung Program Tanam Jagung Massal Kabupaten Brebes
Program tanam jagung serentak Brebes mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kementerian Pertanian menyediakan alat mesin pertanian (alsintan) serta bibit jagung berkualitas tinggi untuk menunjang keberhasilan program di lapangan.
Di Kabupaten Brebes, personel Polri, kelompok tani, dan pemerintah daerah melaksanakan program ini melalui kolaborasi intensif. Oleh karena itu, sinergi ketiga pihak ini mampu mengoptimalkan potensi pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Polres Brebes bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga melakukan pendampingan intensif secara berkala di lapangan. Langkah ini bertujuan agar petugas lapangan dapat memanfaatkan seluruh potensi lahan pertanian di wilayah Brebes secara optimal dan berkelanjutan.
Sebagai salah satu sentra pertanian terbesar di Jawa Tengah, Kabupaten Brebes memiliki peran strategis dalam menyukseskan target nasional satu juta hektar lahan jagung. Di samping itu, momentum ini mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian daerah secara signifikan dan merata.
Tidak hanya itu, program ini juga menyasar peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan teknis budidaya jagung modern. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, para petani mampu menghasilkan panen jagung yang lebih berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.
Wabup Brebes Harapkan Dampak Ekonomi Nyata bagi Petani
Wakil Bupati Brebes Wurja SE menyambut positif inisiatif tanam jagung serentak Brebes dari Polres Brebes. Menurutnya, kolaborasi antara Polri, Pemerintah Kabupaten, dan petani menjadi kunci kekuatan utama dalam memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan di daerah.
“Saya berharap upaya ini tidak hanya meningkatkan angka produksi jagung secara statistik semata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat tani di Kabupaten Brebes,” ucap Wurja dalam sambutannya.
Oleh karena itu, Wurja menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong optimalisasi sektor pertanian melalui berbagai program pendampingan yang terencana dan terstruktur. Pemerintah Kabupaten Brebes juga berkomitmen penuh menyediakan infrastruktur pendukung agar pasar dapat menyerap hasil panen petani dengan baik.
Bahkan, Wurja berharap keberhasilan program ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain dalam mengimplementasikan program swasembada pangan nasional. Semangat gotong royong serta kolaborasi antara semua pihak menjadi modal utama untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan mandiri.








