Wanasari Brebes, brebesku.web.id – Tawuran pelajar Brebes kembali memakan korban jiwa setelah seorang remaja berinisial R (15) tewas akibat luka tusukan senjata tajam di jalur lingkar utara (Jalingkut), Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Senin (30/3/2026) sore. Insiden berdarah ini langsung memicu respons cepat dari jajaran Polres Brebes yang berhasil mengamankan 10 remaja terduga pelaku dalam waktu kurang dari satu hari.
Korban R merupakan pelajar SMK Muhammadiyah Bulakamba. Dua rekannya sempat membawa korban ke Puskesmas Bulakamba dalam kondisi tidak sadarkan diri. Namun nahas, nyawa R tidak tertolong setelah dokter menemukan luka robek serius di bagian punggung.
Wakapolres Brebes, Kompol Purbo A. W., menegaskan bahwa peristiwa tersebut kuat mengarah pada aksi tawuran antar pelajar. Ia memastikan pihaknya bergerak sigap segera setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan. Dalam waktu kurang dari 24 jam, 10 orang yang diduga terlibat berhasil kami amankan. Mereka masih di bawah umur,” kata Kompol Purbo, Selasa (31/3/2026).
Tim Resmob Polres Brebes Bekuk 10 Terduga Pelaku Tawuran Pelajar Brebes
Wakapolres Brebes memimpin langsung operasi penangkapan bersama Tim Resmob di bawah komando Aiptu Titok Ambar Pramono. Tim gabungan ini mengamankan para terduga pelaku secara terpisah di berbagai titik di wilayah Kabupaten Brebes.
Selain itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari tangan para pelaku. Barang bukti tersebut meliputi senjata tajam, pakaian yang para terduga pelaku kenakan saat kejadian, serta sejumlah benda lain yang berkaitan dengan insiden tersebut.
Dalam perkembangan penyelidikan, polisi telah mengantongi identitas satu terduga pelaku utama berinisial D. Aparat menduga D berperan langsung dalam aksi kekerasan pelajar Kabupaten Brebes yang menewaskan korban R.
Sementara itu, penyidik masih terus mendalami peran sembilan terduga pelaku lainnya. Seluruh terduga pelaku saat ini menjalani proses pemeriksaan intensif di Mapolres Brebes.
“Seluruhnya sedang dalam proses pemeriksaan intensif. Kami juga menggali motif serta kronologi lengkap kejadian,” jelas Kompol Purbo kepada awak media.
Hasil Autopsi Ungkap Luka Tusukan Sedalam 10-15 Sentimeter
Tim forensik RSUD Brebes telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban R. Hasil autopsi memperkuat dugaan bahwa korban mengalami kekerasan brutal dalam insiden tawuran pelajar Brebes tersebut.
Tim dokter menemukan luka menganga sedalam sekitar 10 hingga 15 sentimeter di bagian punggung korban. Mereka menduga kuat benda tajam menyebabkan luka tersebut dan menjadi penyebab utama kematian R.
Fakta lain yang menarik perhatian penyidik adalah sikap dua rekan korban yang membawa R ke Puskesmas Bulakamba. Keduanya justru meninggalkan lokasi sesaat setelah membaringkan korban, sehingga menimbulkan tanda tanya besar dalam proses penyelidikan.








