Kualitas Menu Dapur MBG Brebes Harus Terjaga
Selain memperluas jangkauan program, pemerintah juga menekankan pentingnya kualitas makanan. Pengelola dapur harus memastikan bahan pangan yang digunakan memiliki standar yang baik.
Di sisi lain, menu makanan harus memenuhi kebutuhan gizi siswa. Rasa makanan juga perlu diperhatikan agar siswa menikmati setiap menu yang disajikan.
“Bahan-bahannya harus berkualitas. Jadi ketika mereka menerima MBG, mereka merasa senang dan selalu menantikan makanan itu,” tegas Wurja.
Karena itu, pengelola dapur harus menjaga kebersihan proses produksi. Selain itu, mereka juga harus memperhatikan keseimbangan gizi dalam setiap menu.
Dengan langkah tersebut, program makan bergizi gratis di Brebes diharapkan memberi manfaat maksimal bagi kesehatan siswa.
SPPG Brebes Buka Lapangan Kerja bagi Warga
Sementara itu, mitra pengelola SPPG 03 Brebes, Irjen Pol (Purn) Drs Basarudin, SH, MH, menjelaskan bahwa pembangunan dapur ini bertujuan mendukung program pemerintah.
Pengelola dapur juga merekrut tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Dengan demikian, program ini ikut membantu meningkatkan pendapatan warga.
“Ini program Presiden, jadi harus kita dukung bersama. SPPG ini juga menyerap tenaga kerja dari warga sekitar,” kata Basarudin.
Tidak hanya membuka pekerjaan baru, dapur SPPG Brebes juga melibatkan pedagang lokal. Para pemasok menyediakan berbagai bahan pangan untuk kebutuhan produksi makanan.
Akibatnya, aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar dapur menjadi lebih dinamis.








