Pemerintah Salurkan Bantuan Logistik dan Percepat Perbaikan Infrastruktur
Wabup Wurja menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk tanggung jawab yang tidak bisa mereka tunda. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan bantuan sekaligus mengambil langkah konkret agar dampak banjir Ketanggungan Brebes dapat diminimalisir.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes langsung mendirikan posko bantuan di titik-titik strategis. Petugas mendistribusikan paket logistik yang berisi beras, mi instan, air mineral, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya kepada seluruh keluarga terdampak.
Selain bantuan logistik, Wabup juga meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk segera menerjunkan alat berat guna mempercepat perbaikan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan. Ia menargetkan agar akses jalan antar desa pulih dalam waktu sesingkat mungkin.
“Kami juga berharap bencana banjir ini tidak terjadi lagi ke depannya, dan berbagai langkah penanganan akan terus kami lakukan,” imbuh Wurja.
Normalisasi Sungai Babakan Jadi Prioritas Cegah Bencana Banjir Ketanggungan Brebes
Selain menangani dampak banjir secara darurat, Wabup Wurja juga menginstruksikan instansi terkait untuk mengambil langkah antisipatif guna mencegah banjir susulan. Normalisasi saluran air, termasuk aliran Sungai Babakan, menjadi prioritas utama yang harus segera pemerintah daerah jalankan.
Meluapnya Sungai Babakan menjadi faktor dominan yang memperparah bencana banjir kali ini. Oleh sebab itu, pengerukan sedimen dan pelebaran badan sungai perlu segera dilakukan agar daya tampung air meningkat dan banjir serupa tidak terulang di masa mendatang.
Wabup juga meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk memetakan titik-titik rawan genangan di seluruh wilayah Kecamatan Ketanggungan. Dengan pemetaan yang akurat, pemerintah dapat merancang sistem drainase yang lebih efektif untuk mengurangi risiko banjir secara signifikan.
Lebih lanjut, peningkatan kesiapsiagaan di wilayah rawan bencana juga menjadi agenda penting bagi pemerintah daerah. Desa-desa yang kerap mengalami genangan harus memiliki sistem peringatan dini dan jalur evakuasi yang jelas agar warga dapat menyelamatkan diri secara cepat.








